Skip to main content
EDU MATH
Click Here On Load Disqus

Cara Mengerjakan Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Berbeda Penyebut

 

Pendahuluan

Penjumlahan dan pengurangan pecahan merupakan salah satu materi Matematika yang sering membuat siswa bingung, terutama jika pecahan tersebut memiliki penyebut yang berbeda. Banyak siswa melakukan kesalahan karena langsung menjumlahkan pembilang dan penyebut tanpa memahami konsepnya.

Padahal, jika langkah-langkahnya dipahami dengan benar, penjumlahan dan pengurangan pecahan tidaklah sulit. Materi ini juga sering muncul dalam ulangan harian, ujian sekolah, hingga asesmen berbasis komputer (CBT). Oleh karena itu, siswa perlu menguasai cara mengerjakan penjumlahan dan pengurangan pecahan secara sistematis dan benar.


Pengertian Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan

Penjumlahan dan pengurangan pecahan adalah operasi hitung untuk menentukan hasil gabungan atau selisih dari dua atau lebih pecahan.

Contoh:

  • Penjumlahan: 1/4 + 2/4

  • Pengurangan: 3/5 − 1/5

Jika penyebutnya sama, operasi dapat dilakukan dengan mudah. Namun, jika penyebutnya berbeda, maka perlu langkah tambahan untuk menyamakan penyebut terlebih dahulu.


Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Berpenyebut Sama

Aturan Dasar

Jika dua pecahan memiliki penyebut yang sama, maka:

  • Pembilang dijumlahkan atau dikurangkan

  • Penyebut tetap

Rumus:

ab±cb=a±cb\frac{a}{b} \pm \frac{c}{b} = \frac{a \pm c}{b}

Contoh 1

27+37=57\frac{2}{7} + \frac{3}{7} = \frac{5}{7}

Contoh 2

6929=49\frac{6}{9} - \frac{2}{9} = \frac{4}{9}

Jika memungkinkan, hasil akhir sebaiknya disederhanakan.


Mengapa Penyebut Harus Sama?

Penyebut menunjukkan jumlah bagian yang sama besar. Jika penyebut berbeda, maka ukuran bagian juga berbeda sehingga tidak bisa langsung dijumlahkan.

Contoh:

  • 1/2 dan 1/3 memiliki ukuran bagian yang berbeda

  • Oleh karena itu, perlu disamakan terlebih dahulu agar bisa dihitung


Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Berbeda Penyebut

Langkah-Langkah Umum

  1. Tentukan KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dari kedua penyebut

  2. Ubah masing-masing pecahan menjadi pecahan senilai dengan penyebut KPK

  3. Jumlahkan atau kurangkan pembilang

  4. Sederhanakan hasil jika memungkinkan


Contoh Penjumlahan Pecahan Berbeda Penyebut

Soal:

12+13\frac{1}{2} + \frac{1}{3}

Penyelesaian:

  • KPK dari 2 dan 3 adalah 6

  • 1/2 = 3/6

  • 1/3 = 2/6

  • 3/6 + 2/6 = 5/6

Jawaban: 5/6


Contoh Pengurangan Pecahan Berbeda Penyebut

Soal:

5614\frac{5}{6} - \frac{1}{4}

Penyelesaian:

  • KPK dari 6 dan 4 adalah 12

  • 5/6 = 10/12

  • 1/4 = 3/12

  • 10/12 − 3/12 = 7/12

Jawaban: 7/12


Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Siswa

1. Menjumlahkan Penyebut

Kesalahan:

12+13=25\frac{1}{2} + \frac{1}{3} = \frac{2}{5} ❌

Penjelasan:
Penyebut tidak boleh dijumlahkan karena menunjukkan ukuran bagian.


2. Salah Menentukan KPK

Kesalahan menentukan KPK menyebabkan hasil akhir salah.

Tips:

  • Tulis kelipatan masing-masing penyebut

  • Pilih kelipatan terkecil yang sama


3. Tidak Menyederhanakan Jawaban

Banyak siswa berhenti pada hasil:

612\frac{6}{12}

Padahal bentuk sederhananya adalah:

12\frac{1}{2}

Tips Cepat Mengerjakan Soal Pecahan

  • Gunakan KPK, bukan asal mengalikan penyebut

  • Sederhanakan pecahan sebelum atau sesudah dihitung

  • Kerjakan secara rapi dan bertahap

  • Periksa kembali hasil akhir


Contoh Soal Cerita

Soal:
Ani memiliki 1/2 meter pita. Ia membeli lagi 3/4 meter pita. Berapa panjang pita Ani sekarang?

Penyelesaian:

  • KPK dari 2 dan 4 adalah 4

  • 1/2 = 2/4

  • 2/4 + 3/4 = 5/4 = 1 1/4

Jawaban: 1 1/4 meter


Latihan Soal

  1. Hitung hasil dari 2/3 + 1/6

  2. Tentukan nilai dari 5/8 − 1/4

  3. Hitung 3/5 + 2/10

  4. Sederhanakan hasil dari 7/12 − 1/6

  5. Ibu memiliki 3/4 kg gula. Digunakan 1/2 kg. Berapa sisa gula ibu?


Penutup

Penjumlahan dan pengurangan pecahan akan menjadi mudah jika siswa memahami konsep penyebut dan langkah-langkah penyelesaiannya. Kesalahan umum seperti menjumlahkan penyebut atau salah menentukan KPK dapat dihindari dengan latihan yang rutin dan pemahaman konsep yang baik.

Dengan menguasai materi ini, siswa akan lebih siap menghadapi berbagai soal Matematika, baik dalam ulangan harian maupun ujian berbasis CBT.

Baca Juga

    Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
    Buka Komentar
    Tutup Komentar